Kamis, 06 Mei 2010

Absen 2 Minggu karena Tipes!!

gambar: loweryourpresserfoot.blogspot.com

Rabu kemarin saya resmi kuliah lagi setelah -+20 hari absen dari dunia persilatan perkuliahan gara-gara sakit tipes.

Ternyata gejala sakit tipes itu nggak jauh beda sama sakit-sakit biasa. 
- Badan panas/ demam, terus turun, terus panas lagi, turun lagi, dst... 
- Mual kalau makan, 
- nafas pendek-pendek (karena hemoglobin menurun), 
- pusing, 
- huaaaa...

Ketahuan tipes setelah tes darah/ tes widal di Pramita Utama dan divonis tipes oleh dokter di Medical Center ITS, alhamdulillah gak perlu opname tapi harus dirawat intensif sama orang.

Saya mengungsi ke rumah tante yang juga di SBY...
 
"Salmonella typhi" yang menyerang saya...
gambar: cdn.physorg.com

Kerjaan saya selama tipes adalah:
1. Tiduran
2. Makan bubur
3. Tiduran lagi
4. Pipis
5. Tiduran lagi
6. Nunggu waktu makan sambil tiduran
7. Makan di kamar
8. Minum obat
9. Tiduran lagi
10. Ketiduran beneran

Ya, kesimpulannya saya harus banyak tidur dan makan bubur/ yang halus-halus. Nggak boleh banyak gerak dan nggak boleh banyak pikiran, termasuk dilarang memikirkan kuliah (hahahaha).

Obat-obat yang saya minum adalah:
1. Tablet kunyah sebelum makan biar gak mual
2. Tablet antibiotik
3. Paracetamol (diminum waktu panas doang)
4. Kapsul cacing (tidak tersedia di apotek, mungkin... Obat cina gitu)
5. Susu Bear Brand (ooops, sebut merk...)

Baru dikatakan sembuh kalau dusah tidak panas selama 7 hari berturut-turut. Kalaupun sudah sembuh, dilarang melakukan aktivitas yang berlebih dan tetap dijaga makannya biar gak kambuh, karena saat kambuh akan lebih parah dan menyengsarakan.

Kata ayah saya, tipes itu adalah penyakit yang umum diderita mahasiswa, terutama mahasiswa ITS yang kebanyakan mikir tugas tapi gak mikir makan. Jadi lebih baik prioritaskan makan sebagaimana prioritaskan tugas/ praktikum, karena kesehatan mahal harganya...